Menumbuhkan Semangat Keorganisasian dengan Semangat Khidmat dan Cinta

Sebanyak 45 orang Pengurus Wilayah Fatayat NU Jateng mengikuti Capacity Building di Ponpes As-Shodiqiyyah Kaligawe, Semarang, hari ini (26/2). Kegiatan dengan tema “Membangun Integritas dan Soliditas Kader untuk Mewujudkan Profesionalisme Fatayat NU” ini bertujuan memberikan pembekalan dan peningkatan kapasitas bagi pengurus baru masa khidmat 2016 – 2021.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini difasilitasi oleh Dr. Lift Anis Ma’shumah Khizanaturrohmah, M.S.I. Dikemas dengan cara yang interaktif dan dipadukan dengan permainan-permainan yang penuh dengan pesan-pesan keorganisasian, materi-materi penting seperti keorganisasian, kepemimpinan dan team building menjadi menyenangkan dan mudah diterima oleh seluruh peserta.

Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah selaku ketua dalam sambutannya menjelaskan dua hal yang mendasari pengurus Fatayat dalam berorganisasi yaitu khidmat dan cinta. “Khidmat adalah pengabdian, sesuatu yang dilakukan dengan semangat pengabdian akan membuahkan kerelaan dan keikhlasan untuk berjuang. Adapun sesuatu yang didasari cinta akan membuahkan pengertian dan penerimaan untuk saling melengkapi”. Ungkapnya.

Dalam kesempatan ini KH. Shodiq Ahmad selaku tuan rumah juga memberikan pesan bahwa ada tiga hal penting yang harus dimiliki sebagai sebagai pengurus wilayah Fatayat NU Jateng yakni pinter, kober dan bener. Pengurus yang “pinter” secara intelektualitas saja tidak akan menjadi pengurus yang baik jika tidak “kober”. Artinya bahwa kepintaran tidak akan dapat diandalkan sebagai modal mengembangkan organisasi jika tidak berkomitmen pada waktu yang diberikan untuk berkhidmat di Fatayat. Selain itu penting juga diperhatikan agar menjadi pengurus yang “bener”, artinya betul-betul serius dan tidak menyelewengkan amanat yang diberikan. “Pinter, kober, lan bener. Ini adalah modal utama yang harus berjalan seimbang agar Fatayat bisa terus bergerak dan memberikan manfaat untuk ummat”, pungkasnya. (Rf).