SEMARANG – Perempuan Fatayat harus cerdas dalam berlalu lintas. Demikian diungkapkan Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah Hj Tazkiyyatul Muthmainnah di acara Sosialisasi Dan Pelatihan Safety Riding Bagi Perempuan PW Fatayat NU Jawa Tengah Bekerjasama Dengan Polda Jawa Tengah, Sabtu 19 Januari 2019 di Hotel Siliwangi Semarang.
Saat ini banyak perempuan, khususnya Ibu-ibu yang menggunakan sepeda motor untuk mengantar anak atau belanja ke pasar. Namun, masih banyak dari mereka yang tidak memahami cara berkendara yang benar dan aman. Bahkan terkadang cara berkendara mereka kerap menjadi bahan cemoohan di media sosial melalui meme.
“Inilah yang membuat saya resah, seolah-olah perempuan khususnya ibu-ibu itu bukan pengendara yang baik. Kalo sain kiri belok kanan itu pasti ibu-ibu. Padahal laki-laki pun banyak yang ngawur dalam berkendara. Sosialisasi dan pelatihan Safety Riding ini diharapkan dapat mengedukasi perempuan khususnya perempuan NU untuk menjadi pioneer dalam ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya” Ujar Iin.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Rudi Antariksawan, S.H, SIK, M.Si mengatakan saat ini kepolisian sedang melaksanakan program Milenial Road Safety Festival dari 2 Februai sampai dengan 31 Maret 2019 atas instruksi Presiden melalui Kapolri untuk keselamatan lalu lintas .
“Milenial ini kan usia 17 sampai dengan 35 tahun , Fatayat ini saya lihat di bawah 35 tahun. Jadi masih menjadi bagian kelompok masyarakat yang kita sasar. Lalu lintas adalah urat nadi kehidupan. Orang sejak lahir sudah berlalu lintas. Ibu-ibu mau melahirkan menggunakan sarana lalu lintas. Bahkan orang meninggal pun juga menggunakan sarana lalu lintas. Fatayat bisa jadi role model. Perempuan yang tertib dan aman dalam berkendara juga bisa menjadi contoh kepada anak anaknya,” ujar Rudi.
“Lampu lalu lintas bukan pajangan, merah berarti berhenti, jangan melawan arus, sabar , jangan boncengan hingga 4 orang , bahaya bagi diri sendiri juga pengendara jalan yang lain.” Imbuh Rudi Antariksawan.
Hadir dalam sosialisasi tersebut Wakil Ketua PWNU Jateng KH Mundzir Labib. Dalam sambutannya Kiai Mundzir berharap kedepan fatayat harus lebih baik dalam berkendara karena berhubungan dengan keselamatan diri dan orang lain. Terutama menjaga keluarga baik di dunia juga di akhirat. (Indry)