“Sewaktu hidup bersama suaminya, Kiai Haji M.Makshum bin Ali, pengarang kitab Amtsilatu Tasrifiyah pernah bersama mendirikan pesantren Seblak, dan memimpin pesantren tersebut selepas di tinggal suaminya, ‘wafat’ kurang lebih lima tahun”. Selanjutnya setelah beliau di dipersunting kiai Muhaimin, Lasem,...
Solo, fatayatnujateng.com (sumber: NU Online) Mestinya hampir setiap tahun saya memiliki kesempatan bersua dengan tokoh kelahiran Boyolali, 9 Agustus 1937 itu. Sebab hampir saban tahun, pemilik nama lengkap Nyai Hj. Basyiroh Zawawi tersebut, mengunjungi Kota Solo, terutama saat diadakannya peringatan...