SEMARANG, PWFNU Jateng – PW Fatayat NU Jateng bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI), Senin (17/7/2017) menggelar pelatihan kewirausahaan di Kantor PWFNU Jateng Jalan Dr Cipto 180 Semarang.
Pelatihan yang diikuti 50 peserta dari unsur Fatayat dan masyarakat umum ini akan berlangsung hingga tiga hari kedepan.
Pelatihan di bagi menjadi dua kategori yakni pelatihan membuat aksesoris dan pelatihan membuat hantaran lamaran. Kedua jenis pelatihan ini dianggap penting karena peluang pasarnya terbuka lebar.
Dalam sambutannya, ketua PWFNU Jateng Hj Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan, pelatihan ini sangat selaras dengan Fatayat, mengingat konsen Fatayat adalah perempuan muda yang produktif.
Melalui pelatihan ini, ia berharap akan tumbuh entrepreneur- entrepreneur baru. Selain itu para alumni pelatihan juga bisa menjadi instruktur-instruktur di daerah.
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan ketrampilan dan produktivitas para perempuan. Perempuan harus memiliki nilai lebih, nilai tambah di masyarakat,” kata Iin, panggilan akrab Tazkiyyatul Muthmainnah.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BP2TK) Provinsi Jawa Tengah, Mumpuniati, SH. Dalam sambutannya Mumpuniati berharap dengan bekal keterampilan yang dipelajari dalam pelatihan ini, para peserta bisa membuka lapangan usaha baru di lingkungannya masing-masing.
“Dengan membuka usaha baru, bisa jadi membutuhkan karyawan baru. Ini tentu saja akan mengurangi jumlah penganguran di jawa tengah, ” kata Mumpuniati.
Hadir dalam pembukaan acara pelatihan ini, Wakill Ketua PWNU Jateng Dr. H. Abdul Hakim, SE, Sekretaris MUI Jateng Drs. H Taslim Syahlan, M.Si serta Kepala Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Sri Indarti beserta jajaran instruktur BBPP Kemenaker RI.
(Titik Indriyana-red)